Breaking News
Loading...

Media News

Tech News

Random Post

Recent Post

Senin, 26 Mei 2014
Fakta 2 kandidat capres sebagai Perbandingan kelebihan dan kekurangan antara jokowi dan prabowo dinilai secara objektif

Fakta 2 kandidat capres sebagai Perbandingan kelebihan dan kekurangan antara jokowi dan prabowo dinilai secara objektif

pemilihan presiden semakin mengerucut, tinggal menjadi dua nama (paling tidak itu yang mendaftar di KPU) adalah Prabowo subianto dan Joko widodo, dahulu sebelum mengerucutnya dua kandidat, Jokowi (nama tenarnya dari Joko widodo) memiliki rate pemilih paling tinggi, popularitasnya jauh diatas yang lainnya, namun setelah proses bergulir, Prabowo subianto kini setara atau bahkan sedikit diatas jokowi (menurut survey tertentu) tentu saja akurasi survei tidak bisa dikatakan 100% valid, dan bahkan bisa dipertanyakan. tapi mari kita lihat sampai detik ini kira kira fakta apa saja yang membuat elektabilitas kedua kandidat kini menjadi setara, mari kita lihat fakta tentang isu disekeliling kedua kandidat sehingga menurut survey kini mereka setara Ini mungkin adalah isu kelemahan para kandidat yang membuat fluktuasi popularitas terus bergerak, ini pula isu yang sering dijadikan serangan serangan dari para pendukung kandidat

Jokowi:
1. Isu calon presiden boneka, ini salah satu fakta isu yang terbesar yang membuat popularitas jokowi melorot jauh,

 (images source: kaskus website)
 dulu orang berpikir faktor jokowi seharusnya bisa menaikan pilihan orang pada PDIP paling tidak sampai diangka 30% - 35% jokowi efek dianggap gak ngefek. tapi mungkin saja salah, pencapaian 19% PDIP justru sebenarnya karena jokowi efek, tanpa jokowi mungkin PDIP hanya sampai diangka 10% saja Jadi jangan berpikir jokowi efek gak ngefek, tapi bisa saja efek Jokowi hanya bisa menolong PDIP sampai 19% saja. selanjutnya pada pilpres ini, dikabarkan bahwa efek PDIP dan Megawati malah yang merenggut elektabilitas atau kepopuleran Jokowi. Jokowi menjadi melorot gara gara campur tangan PDIP dan Megawati yang membuat persepsi di masyarakat bahwa Jokowi adalah kepanjangtanganan PDIP dan Megawati, Faktanya banyak keputusan dan persiapan Pilpres termasuk pemilihan wakil presiden ada campur tangan  partai dan mungkin sajaMegawati, sehingga menjadikan bahwa dalam menjadikan dirinya presiden, Jokowi hanyalah pelaksana (bukan pemutus). masyarakat awam menyebutnya Capres Boneka. karena inilah elektabilitas Jokowi Turun
Para pembela Jokowi juga banyak keteteran dalam menghadapi isu, ini adalah salah satu yang sulit dibantah, setiap ada debat obrolan capres dari kedua pendukung di media sosial misalnya, ketika isu boneka bergulir, makapara pendukung Jokowi mengalihkan pembicaraan


2. Jokowi Tidak bisa komunikasi di Forum internasional


 
(penonton mentertawakan bahasa inggris jokowi)

(perbandingan komunikasi jokowi dengan prabowo di forum dengan bahasa asing)

Isu ini muncul setelah Jokowi ketahuan berbahasa inggris pas pasan, dan terlihat kaku terbata bata saat menjawab pertanyaan bahasa inggris. (berbeda dengan prabowo yang menguasai 3 bahasa asing, dan dianggap familier paling tidak terhadap 5 bahasa asing) Jokowi hater (anti Jokowi) menyebut jokowi seorang yang bodoh. dari beberapa media sosial banyak yang anti Jokowi mempertanyakan kualifikasi Jokowi terutama dalam bersosialisasi dengan dunia internasional. Mengingat menjadi presiden bukan atau berbeda dengan menjadi kepala Daerah, para Jokowi hater (atau anti Jokowi) mempertanyakan:
- bagaimana apabila ada warga indonesia yang bermasalah di arab saudi (misal TKI dipancung) , dimana kepala negara harus berbicara satu sama lain, tentu saja keintiman akan terjaga apabila tanpa penerjemah bahasa, Jokowi gak bisa bahasa inggris bahasa mana bisa ada komunikasi politik
- Bagaimana bila Indonesia berkonflik dengan asutralia, presiden SBY saja menelepon sendiri atau berbicara sendiri langsung dengan perdana menteri Australia, bagaimana suatu kesepakan yang baik akan terjadi bila tidak ada keintiman komunikasi, keintiman komunikasi hanya bila Jokowi bisa berkomunikasi dalam bahasa internasional
- Atau bagaimana bila Jokowi harus berbicara dengan Obama, nanti malah omongan igris Jokowi dibencandaain Obama lagi, secara Obama itu orangnya santai, bisa bisa

obrolan belepotan english jokowi jadi bahan bencandaan
Para Jokowi Hater mengenggap Jokowi belum layak menjadi presiden, bukan karena dia figur yang tidak baik. tetapi kualifikasi dia (Jokowi) tidak memungkinkan untuk menjadi Presiden
Isu Jokowi bodoh atau tak bisa sosialisasi di forum internasional atau tak bisa bahasa inggris telah menurunkan rating popularitas Jokowi, mengganggap Jokowi tak layak karena kualifikasi pengetahuannya.
Para pembela Jokowi menganggap dunia internasional tidak terlalu penting dibanding urgensi kepentingan nasional. Dan Indonesia butuh pemimpin yang fokus pada urusan dalam negeri


3. Jokowi tidak Pro Islam dan Jokowi keislamannya patut dipertanyakan
 (saat Isu jokowi salah wudhu)

Isu ini bergulir imbas dari kebijakan kebijakan Jokowi yang banyak tak selaras dengan kemauan muslim. dan partai yang berkoalisi dengan PDIP (partai pengusung Jokowi)
bukan dari partai islam. (hanya PKB partai islam yang mendukung Jokowi, itupun suaranya kini terpecah). isu Jokowi anti Islam juga bergulir karena PDIP adalah terkenal sebagai partai nasionalis yang tidak Pro islam. orang terlanjur cenderung menganggap bahwa PDIP memang nasionalis tidak islami
Buah dari semua ini terus bereadar isu isu yang tidak jelas yang menyudutkan jokowi, seperti Jokowi anak cina, Jokowi tak bisa wudhu, Jokowi jadi Imam bikan sholat gak khusu, Jokowi islam KTP dan banyak lagi.
bagaimanapun Indonesia adalah mayoritas penduduk islam, Isu ini telah membuat berkurangnya popularitas dari para calon pemilih muslim Para pembela jokowi juga tidak tinggal diam, pembuktian bahwa Jokowi islam terus dilakukan, tapi terlanjurnya mencuat Jokowi non muslim dan terlanjurnya bergabungnya
partai islam dengan Gerindra (pengusung prabowo) telah memobilisasi pemilih muslim ke Prabowo

4.Perencanaan Visioner untuk membangun indonesia oleh Jokowi dinilai dadakan
Jokowi menjadi capres dadakan setelah tiba tiba elektabilitasnya meningkat, dimana sebelumnya tidak ada rencana menjadi presiden, tak ada visi dan persiapan bagaimana akan memimpin negara, (fakta ini berbeda dengan prabowo yang sudah lebih dari 10 tahun merencanakannya, termasukketikakalah dari SBY) capres dadakan ini telah melemahkan sisi perencaan negara bagi Capres Jokowi.
Para pembela jokowi mencerminkan apa yang telah dilakukan dijakarta, adalah salah satu perencanaan pembangunan, para pembela jokowi menilai akan melakukan halyang sama bagi indonesia

5. Jokowi dianggap pemimpin pembohong tidak amanah dan haus kekuasaan (terkait meninggalkan SOLO dan jakarta)


Pemimpin tidak amanah, umat islam menggangapnya krena Jokowi telah bersumpah diatas alquran akan mengurusi SOLO dan Jakarta, nyatanya Jokowi ingkar dan melanggar  sumpah yang telah dia ucapkan atas nama tuhan dan dibawah sumpah kitab suci alquran, Jokowi dinilai tidak lebih sebagai fibur pencari kekuasaan yang haus jabatan, meninggalkan jabatan yang kecil dan terus kejar jabatan tertinggi padahal urusan pekerjaan yang disumpahkan belumlah selesai . Hal ini telah menurunkan pamor popularitas Jokowi, orang menjadi tidak respek terhadap Jokowi yang dianggap terlalu duniawi dan tak bertanggung jawab
namun para pembela jokowi (pendukung Jokowi) berbicara lain, setiap orang yang berprestasi layak mendapatkan hak yang jauh lebih baik, jadi jika jokowi dianggap berprestasi, maka dia layak karena prestasinya untuk jabatan yang lebih tingi

6. Korupsi Bus Trans jakarta


Terkait bawahan Jokowi yang terlibat korupsi trans jakarta, telah menyudutkan Jokowi sendiri dianggap terlibat (paling tidak ini yang dianggapkan musuh politiknya) paling tidak menganggap bahwa Jokowi tak cermat, tidak cerdas dan tidak hati hati, diawal karirnya sebagai pemimpin jakarta yang disuguhkan pada proyek besar telah terjadi kebobolan pengawasan, para Jokowi haters menilai, bagaimana mau ngurus indonesia yang lebih bergelimpangan proyek. jikapun dia tidak terlibat, bagaimana mengurusi yang dibawahnya, lemahnya pengawasan mangerial atau bahkan tidak adanya ketegasan dalam memimpin pasukan, telah dengan mudah dikadali anak buahnya
Para pembela Jokowi menilai, Korupsi bus jakarta bukan salah Jokowi melainkan kesalahan personal yang terlibat didalamnya


Prabowo:
1. Isu pelanggaran HAM

ini adalah isu terbesar yang menghambat popularitas Prabowo. pada tahun 1998 pasukan prabowo di isukan menculik Para mahasiswa, Prabowo saat itu memang bukan panglima ABRI, dimana semua komando ada dipanglima, namun isu nya Prabowo bergerak atas inisatif sendiri dan menculik para mahasiswa. isu ini lumayan membuat elektabilitas prabowo tidak mudah melambung tinggi, setiap tindakan politik nya pasti terkena isu demikian ini. Memang faktanya Popularitas prabowo akhir akhir ini naik dan menjadi setara dengan Jokowi, namun di sinyalir ISU ini cukup menjegal rating politiknya. namun ada sisi baiknya dari isu penculikan mahasiswa ini, dengan isu terhadap apa yang dilakukana prabowo itu dan dia sebagai Danjen Kopasus, telah membuat images citra seorang yang tegas. Ketika berita berita konflik dengan negara tetangga para responden lebih merespon dan bersikap harapan pada prabowo, mereka berpikir hanya prabowo yang mampu mengatasi persoalan konflik dengan negara tetanagga (misal malaysia, singapure, australia) images tegas yang terbentuk dari latar belakang lawas prabowo ini justru semakin menguat.

2.Utang perusahaan Prabowo hingga 14 triliun ?.
 (images source: web kaskus )

Para prabowo haters (yang tidak suka prabowo) telah menganggap bahwa utang perusahaan prabowo yang begitu besar ini akan menjadi cikal bakal korupsi besar besaran jika prabowo presiden. Walaupun popularitas prabowo terus meningkat, namun isu ini telah menjegal laju kencang popularitas Prabowo, para pembela atau pendukung prabowo mengklaim, perusahaan tak ada hubungannya dengan presiden, itu memiliki managemen masing masing, nyatanya gerindra adalah salah satu partai politik yang paling bersih dan jauh dari korupsi.
Para pembela Prabowo juga mengungkapkan, bahwa adalah hal biasa dalam perusahaan jika memiliki utang,karena anda idak bisa menilai utangnya saja, tentu saja penghasilan perusahaan harus dihitung
Jika misalnya perusahaan memiliki utang 15 triliun tapi bagaimana kalo penghasilan perusahaannya 25 triliun
Isu utang ini bagaimanapun telah bergulir dan menjadi salah satu titik serangan dari lawan Prabowo


3.Prabowo tidak bergaya hidup sederhana

Bagaimanapun mayoritas masyarakat indonesia banyak dari kalangan sederhana, sehingga cerminan tidak sebagai orang sederhana bertolak belakang dengan kesederhanaan masyarakatnya, ini berbeda dengan Kandidat Jokowi yang selalu tampil lebih sederhana bahkan Mobil dinaspun Rental. kesederhanaan ini menjadi nilai tersendiri yang baik sebagian pemilih dijadikan acuan, mereka menjadi menyukai JOkowi karena dianggap lebih sederhana Tapi para pembela Prabowo (pendukung prabowo) menilai jika prabowo lebih tidak sederhana memang apa adanya begitu, dia seorang yang kaya raya mengapa harus berpura pura miskin, daripada kaya tapi pura pura sederhana nanti dinilai pencitraan

4. Prabowo kalah pamor dalam soal Blusukan

Blusukan yang seriang dibicarakan itu adalah cara sosialisasi pemimpin dengan masyarakatnya. mengingat apa yang telah dilakukan Jokowi selama menjadi kepala pemerintahan baik dijakarta atau Disolo, Jokowi dinilai lebih memiliki nilai plus dalam sosialisasi dengan warganya. Masyarakat menilai potensi prabowo yang bakal jauh dari rakyat dibanding Jokowi, karena kemungkinan bakal jarang Blusukan
Para pembela prabowo berbicara bahwa blusukan hendaknya dilakukan pada tempatnya, tentu saja blusukan diperlukan tetapi tidak harus terus menerus karena presiden bukan kepala daerah

5.Isu Prabowo ke Yordania sebagai pengecut yang lari dari kenyataan
Dipecatnya Prabowo oleh presiden habibie, karena habiebie menganggap prabowo telah menggerakan pasukan elit tanpa sepengetahuan pimpinandiangap akan melakukan kudeta, (menurunkan paksa habibie) tanpa konfirmasi pembicaraan apapun, habibie secara cepat tanpa konfirmasi langsung menurunkan jabatan prabowo (memecat prabowo), sehingga prabowo datang menemui habibie, untuk minta penangguhan pemecatan, namun habibie menolak dan tetap memecat prabowo. dipecatnya prabowo ini membawa sakit hati dan ketidaknyamanan antara habibie dan Prabowo yang smapai cukup lama tidak bertegur sapa. bahkan Prabowo pergi ke yordania dianggap untuk menghindari rasa malu sebagai prajurit yang dipecat, mengapa yordania, karena disana isunya prabowo dibutuhkan skillnya
Ketika Prabowo haters berbicara prabowo sebagai pengecut, maka para pembela prabowo (pendukung prabowo) justru bicara sebaliknya, prabowo dikatakan sebagai orang yang legowo dan bijak, saat itu dia memiliki pasukan elite yang mumpuni untuk merebut kekuasaan (dalam arti kudeta) walau dia bukan panglima ABRI tapi kepemimpinan dan pengaruh prabowo disinyalir yang paling kuat. Prabowo memiliki modal yang cukup untuk kudeta, tapi dia tidak melakukannya
Prabowo disisi lain dikatakan sebagai pengecut tapi disisi lain dikatakan sebagai bijak

6. Prabowo tak becus urus keluarga, bakal presiden tanpa ibu negara

Isu keburukan prabowo lainnya yang terus digulirkan adalah terkait prabowo tak memiliki lagi isrtri karena penceraiannya, bahwa dianggap Indonesia bakal tak memiliki ibu negara dan awam atau yang tak suka prabowo menilai bahwa prabowo mengurus rumah tangga aja tidak bisa apalagi mengurus negara
namun para pembela atau pendukung prabowo menilai bahwa persoalan pribadi tidak ada sangkut paut dan apalagi menjadi tolak ukur figur kepresidenan secara umum

sekarang dari sekian list kekurangan para kandidat calon presiden, TERKAIT KUALIFIKASI DAN PENILAIAN KEMAMPUAN DALAM MEMIMPIN NEGARA MENURUT ANDA YANG MANA. INGAT BAGAIMANAPUN MEMIMPIN NEGARA BERBEDA DENGAN MEMIMPIN PARTAI ATAU MEMIMPIN SEBUAH DAERAH. mana yang dinilai paling mumpuni terkait wawasan, visi, pengetahuan, dan bekal skill individu sebagai seoarang pemimpin, mana yang yang paling mumpuni dalam memimpin sebuah negara





http://galeritembaga.com/index.php?id=enymanies 
(Pasang Iklan di area ini hanya Rp. 100.000 / bulan)
Kontak : indonesiavoice2015@gmail.com

Selasa, 06 Mei 2014
FAKTA ALQURAN ADALAH KELIRU, ALLOH SWT SALAH DALAM BERHITUNG

FAKTA ALQURAN ADALAH KELIRU, ALLOH SWT SALAH DALAM BERHITUNG

SIAPA YANG MENGAJAR ALLAH BERHITUNG ?
Muslim suka sekali membanggakan sains dalam quran, yg sebenarnya
hanyalah dari konsep ilmu Othak-Athik Gathuk guna membantah tuduhan bahwa quran adalah karangan muhammad.
Mari kita lihat bagaimana muhammad (yg mengatasnamakan allah swt) mau bicara soal sains, padahal dalam soal hitung menghitung warisan kelihatan sekali bagaimana amburadulnya ketetapan yang dibuat.
Hukum2 warisan tersebar di beberapa Sura, seperti misalnya di Al-Baqarah, Al-Maidah dan Al-Anfal. Tapi keterangan menyeluruh tentang hukum2 ini dijabarkan di Surah An-Nisaa'. (tolong dicheck lagi kesahihan ayat2 ini, siapa tahu sudah dipalsukan TS)

Q 4:11
Allah mensyari'atkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu : bahagian seorang anak lelaki sama dengan bahagian dua orang anak perempuan; dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua, maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan; jika anak perempuan itu seorang saja, maka ia memperoleh separo harta. Dan untuk dua orang ibu-bapa, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika yang meninggal itu mempunyai anak; jika orang yang meninggal tidak mempunyai anak dan ia diwarisi oleh ibu-bapanya (saja), maka ibunya mendapat sepertiga; jika yang meninggal itu mempunyai beberapa saudara, maka ibunya mendapat seperenam. (Pembagian-pembagian tersebut di atas) sesudah dipenuhi wasiat yang ia buat atau (dan) sesudah dibayar hutangnya. (Tentang) orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang lebih dekat (banyak) manfa'atnya bagimu. Ini adalah ketetapan dari Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Q 4: 12
Dan bagimu (suami-suami) seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh isteri-isterimu, jika mereka tidak mempunyai anak. Jika isteri-isterimu itu mempunyai anak, maka kamu mendapat seperempat dari harta yang ditinggalkannya sesudah dipenuhi wasiat yang mereka buat atau (dan) seduah dibayar hutangnya. Para isteri memperoleh seperempat harta yang kamu tinggalkan jika kamu tidak mempunyai anak. Jika kamu mempunyai anak, maka para isteri memperoleh seperdelapan dari harta yang kamu tinggalkan sesudah dipenuhi wasiat yang kamu buat atau (dan) sesudah dibayar hutang-hutangmu. Jika seseorang mati, baik laki-laki maupun perempuan yang tidak meninggalkan ayah dan tidak meninggalkan anak, tetapi mempunyai seorang saudara laki-laki (seibu saja) atau seorang saudara perempuan (seibu saja), maka bagi masing-masing dari kedua jenis saudara itu seperenam harta. Tetapi jika saudara-saudara seibu itu lebih dari seorang, maka mereka bersekutu dalam yang sepertiga itu, sesudah dipenuhi wasiat yang dibuat olehnya atau sesudah dibayar hutangnya dengan tidak memberi mudharat (kepada ahli waris). (Allah menetapkan yang demikian itu sebagai) syari'at yang benar-benar dari Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun.

Q 4:176
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah : "Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu) : jika seorang meninggal dunia, dan ia tidak mempunyai anak dan mempunyai saudara perempuan, maka bagi saudaranya yang perempuan itu seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mempusakai (seluruh harta saudara perempuan), jika ia tidak mempunyai anak; tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan oleh yang meninggal. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki dan perempuan, maka bahagian seorang saudara laki-laki sebanyak bahagian dua orang saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, supaya kamu tidak sesat. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
Meskipun tertera perkataan “Allah menerangkan”, ternyata hukum ini jauh dari terang.
Mari kita terapkan ketetapan muhammad (allah) dalam contoh kasus berikut ini :
---------------------------------------------------------
CONTOH kasus 1:
Jika yang meninggal memiliki WARISAN Rp. 30.000.000 dan mempunyai :
4 anak perempuan
sepasang orang tua (1 ayah dan 1 ibu)
1 istri.
Maka menurut hitung-hitungan muhammad adalah:
4 anak perempuan akan mendapatkan
2/3 x Rp. 30.000.000 = Rp. 20. 000.000,

sesuai Q 4:11 (dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua, maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan)
Sepasang Orang tua akan mendapatkan
1/3 x Rp. 30.000.000 = Rp. 10.000.000,

sesuai Q 4:11 (Dan untuk dua orang ibu-bapak, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika yang meninggal itu mempunyai anak)
Sang Istri akan memperoleh
1/8 x Rp 30.000.000 = Rp. 3.750.000,

sesuai Q 4:12 (Jika kamu mempunyai anak, maka para istri memperoleh seperdelapan dari harta yang kamu tinggalkan sesudah dipenuhi wasiat yang kamu buat atau (dan) sesudah dibayar utang-utangmu)
TOTAL yang MESTI DIBAYAR= Rp. 33.750.000, PADAHAL WARISAN hanya Rp. 30.000.000

giaman coba?
BUKTI UFO ALIEN MENDATANGI KRU ISS (INTERNATIONAL SPACE STATION)

BUKTI UFO ALIEN MENDATANGI KRU ISS (INTERNATIONAL SPACE STATION)

Hah!! Pesawat Alien Merapat ke Stasiun Antariksa ISS? Krew Adakan Pertemuan Dengan Perwakilan Alien??

Tanggal penampakan: Rabu, 29 Januari 2014
Area penampakan: Orbit Bumi
Lokasi penampakan:
 Stasiun Antariksa Internasional (International Space Station / ISS)
Sumber: NASA Live Camera
sebuah video heboh dari camera pemantau atau CCTV yang berada di Stasiun Antariksa Internasional (International Space Station / ISS), tepatnya kamera yang berada diluar ruang kabin ISS, memperlihatkan hal yang sangat mencengangkan.
Pada video CCTV yang berada diluar stasiun antariksa tersebut tampak ada sebuah “benda atau pesawat yang tek dikenal” atau UFO, yang sedang merapat atau berlabuh (docking) ke stasiun antariksa milik internasional itu.
“Bukti dari hasil rekaman video ini tak bohong, telah tertangkap oleh nickname Streetcap1yang diunggah ke Youtube dan…. ya, 100% nyata!,” kata Scott Waring, penulis UFO Sightings Daily.
“Saya telah mengikuti orang ini (nickname: Streetcap1) dan penelitian selama dua tahun dan dia tidak pernah mencoba untuk menipu siapa pun. Dia, seperti saya sendiri hanya mencari kebenaran, “kata Scott menambahkan.
“Pada video itu sangat jelas, kita dapat melihat sebuah UFO berwarna kuning muda dan berbentuk panjang yang sedang diparkir di samping lambung Stasiun Antariksa Internesional atau ISS tersebut,” lanjut Scott.
“Tidak ada keinginan yang biasa dilakukan oleh UFO itu untuk menyembunyikan diri atau dalam posisi tak terlihat mata (cloaking mode) seperti biasanya yang kita duga selama ini,” jelas Scott.

“Jadi kini kita tahu bahwa alien dan para astronot di stasiun ISS itu saling bertemu, dan hal itu membuat kita menyimpulkan… bahwa alien dan NASA telah mengadakan suatu pertemuan atau meeting, “kata Scott Waring.
“Saya yakin ini hanya salah satu dari banyak bukti video lainnya yang mereka punya, tapi untuk benar-benar dapat menangkapnya di sebuah video seperti ini, membuat pikiran dan mata terbelalak.” lanjut Scott.
Video heboh tersebut (ada dibawah halaman) direkam oleh nickname Streetcap1 yang sedang memantau kegiatan ISS melalui sebuah kamera siaran langsung yang difasilitasi oleh NASA.
Namun secara tak sengaja ada “objek tak dikenal, aneh dan tak wajar” yang sedang merapat di samping stasiun antariksa internasional tersebut.
“Ini bukan efek atau kilauan cahaya yang menyilaukan… coba perhatikan bagaimana perubahan cahaya dan UFO adalah benda yang benar-benar nyata dan padat, dan sedang berada di dekat ISS,” kata Scott.
Pada video banda aneh itu kelihatannya kecil, tapi setelah dibandingkan dengan besar ISS, ukurannya adalah sekitar 10 meter atau lebih.
Bisa saja itu adalah sebuah balon atau sebuah ruang tambahan yang berbentuk panjang, ataukah mereka sedang melakukan suatu percobaan?
Anda boleh saja skeptis atau tak percaya, namun pasti ada alasan dan jawaban dari anda sendiri, lalu benda apa itu?
“Saat mereka sedang melakukan pertemuan atau meeting, selama pertemuan itu, ingin sekali rasanya saya bisa menjadi seekor lalat yang menempel di dinding, “kata Scott Waring

 

Senin, 05 Mei 2014
KESAKSIAN Mantan Kepala Staf Kostrad Kivlan Zen Tahu Dimana Aktivis 1997/1998 dihilangkan

KESAKSIAN Mantan Kepala Staf Kostrad Kivlan Zen Tahu Dimana Aktivis 1997/1998 dihilangkan

Mantan Kepala Staf Kostrad Kivlan Zen Mengaku Tahu Dimana Aktivis 1997/1998 Yang Selama Ini Hilang Telah Dibantai

Penculikan aktivis 1997/1998 adalah peristiwa penghilangan orang secara paksa atau penculikan terhadap para aktivis pro-demokrasi yang terjadi menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 1997 dan Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) tahun 1998.

Peristiwa penculikan ini dipastikan berlangsung dalam tiga tahap: Menjelang pemilu Mei 1997, dalam waktu dua bulan menjelang sidang MPR bulan Maret, sembilan di antara mereka yang diculik selama periode kedua dilepas dari kurungan dan muncul kembali. Beberapa di antara mereka berbicara secara terbuka mengenai pengalaman mereka. Tapi tak satu pun dari mereka yang diculik pada periode pertama dan ketiga muncul.
Selama periode 1997/1998, KONTRAS (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan) mencatat 23 orang telah dihilangkan oleh alat-alat negara. Dari angka itu, 1 orang ditemukan meninggal (Leonardus Gilang), 9 orang dilepaskan penculiknya, dan 13 lainnya masih hilang hingga hari ini.
Mantan Kakostrad Kivlan Zen Mengaku Tahu Dimana Aktivis 1998 Dibantai
Entah untuk pencitraan atau ‘cari muka’, tiba-tiba di tengah hiruk pikuk pencapresan 2014, kasus penghilangan paksa 13 aktivis pada 1998 kembali mencuat. Pemicunya adalah ucapan Mayor Jendral (Purn) Kivlan Zen di acara Debat tvOne pada Senin (28/4/2014) malam.
Mantan Kepala Staf Kostrad yang selama ini cuma diam saja pada saat rakyat mau menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2014 itu, tiba-tiba mengaku tahu di mana 13 aktivis itu ‘dihilangkan’.
Untuk diketahui, Kivlan menjabat sebagai Kakostrad pada 1998 atau saat Pangkostrad dijabat Letjen Prabowo Subianto .

“Yang menculik dan yang hilang, tempatnya saya tahu di mana, ditembak, dibuang,” kata Kivlan dalam debat yang dipandu pembawa acara Alfito Deannova.

Bahkan, Kivlan mengatakan, jika nanti disusun sebuah panitia untuk menyelidiki lagi kasus penghilangan 13 aktivis itu, dia bersedia bersaksi.
“Kalau nanti disusun suatu panitia, saya akan berbicara ke mana ke-13 orang itu hilangnya, dan di mana dibuangnya,” ujar Kivlan dengan nada berapi-api.
Dalam acara debat itu, Kivlan diposisikan sebagai pembela Prabowo Subianto, mantan Danjen Kopassus yang dituding bertanggung jawab atas penghilangan paksa tersebut. Di kubu Prabowo, ada juga Wakil Ketua Umum Partai Gerinda Fadli Zon.
Sedangkan di kubu lain ada Al Araf dari Imparsial dan Alvon Kurnia dari YLBHI. Bersama sejumlah LSM, dua lembaga itu adalah yang menyatakan menolak capres pelanggar HAM. Dalam penolakannya, mereka dengan tegas menyebut nama Prabowo Subianto , capres Partai Gerindra.
Operasi Sampingan dan “Double Agent”
Sebelum mengucapkan tahu di mana para aktifis 1998 itu termasuk Wiji Thukul (yang juga seorang penyair) dan kawan-kawannya dihilangkan, Kivlan membela bahwa Prabowo tidak terlibat kasus penculikan 13 orang, sebagaimana disebut para aktivis LSM.
Dia menyebut Prabowo hanya melakukan tindakan ‘pengamanan’ terhadap 9 aktivis yang lain dan kini mereka sudah kembali. Beberapa diketahui sudah bergabung ke partainya, Gerindra.
Tindakan oleh Prabowo itu, kata Kivlan, dilakukan untuk menghindari gangguan keamanan sebelum sidang umum MPR 1998. Soal 13 yang masih hilang hingga kini, Kivlan menuding adanya ‘operasi sampingan’ yang bergerak.
“Di mana-mana operasi militer itu dilakukan ada yang namanya double agent,” kata Kivlan yang pernah mendeklarasikan diri sebagai capres pada 2009 silam ini.

“Operasi sampingan intelijen (oleh) lawan kepada Prabowo, saya tahu benar siapa lawan Prabowo,” imbuhnya. Seperti diketahui, dalam pergolakan 1998 masih ada 13 aktivis yang hilang sejak tahun 1998 hingga kini. Mereka adalah :
No
Nama
Keterangan
Waktu Hilang
1
Yani Afri (Rian)
Pendukung PDI Megawati, ikut koalisi Mega Bintang dalam Pemilu 1997
Hilang di Jakarta pada 26 April 1997
2
Sonny
Pendukung PDI Megawati
Hilang di Jakarta pada 26 April 1997
3
Deddy Hamdun
Pengusaha, aktif di PPP dan dalam kampanye 1997 Mega-Bintang
Hilang di Jakarta pada 29 Mei 1997
4
Noval Alkatiri
Pengusaha, aktivis PPP
Hilang di Jakarta pada 29 Mei 1997
5
Ismail
Sopir Deddy Hamdun
Hilang di Jakarta pada 29 Mei 1997
6
Wiji Thukul
Penyair aktivis JAKER/PRD
Hilang di Jakarta pada 10 Januari 1998
7
Suyat
Aktivis SMID/PRD
di Solo pada 12 Februari 1998
8
Herman Hendrawan
Aktivis SMID/PRD
di Jakarta, 12 Maret 1998
9
Petrus Bima Anugerah
Aktivis SMID/PRD
Hilang di Jakarta pada 30 Maret 1998
10
Ucok Munandar Siahaan
Mahasiswa Perbanas      
Diculik saat kerusuhan 14 Mei 1998 di Jakarta
11
Yadin Muhidin
Alumnus Sekolah Pelayaran
Hilang di Jakarta saat kerusuhan 14 Mei 1998
12
Hendra Hambali
Siswa SMU
Hilang saat kerusuhan di Glodok, Jakarta, 15 Mei 1998
13
Abdun Nasser
Kontraktor
Hilang saat kerusuhan 14 Mei 1998, Jakarta

Keluarga orang hilang 1998 minta Komnas HAM periksa Kivlan Zen
Sementara itu, Ikatan Keluarga Orang Hilang (IKOHI) menganggap penting informasi dari Kivlan tersebut.
“Bagi beberapa orang, mungkin ini bukan berita baru. Tapi IKOHI menganggap, informasi ini penting karena Kivlan Zen adalah pejabat militer (ABRI) ketika peristiwa terjadi. Ia punya otoritas sebagai representasi alat negara. Oleh karena itu, pengakuan Kivlan Zen yang disaksikan jutaan pasang mata harus ditindaklanjuti,” kata Koordinator IKOHI, Mugiyanto, dalam pernyataan terbuka di blog-nya.
Mugiyanto mengatakan, memang Komnas HAM sudah selesai melakukan penyelidikan untuk kasus penghilangan paksa periode tahun 1997-1998 ini sejak November 2006.
“Namun, karena berkas penyelidikan ini masih disengketakan oleh Komnas HAM dan Kejaksaan Agung, di mana Jaksa Agung menganggap belum lengkap, yang karenanya kasus ini tidak segera disidik dan dituntut di Pengadilan HAM, maka adalah kami memandang Komnas HAM punya kewajiban untuk menindaklanjuti pernyataan Kivlan Zen,” lanjut Mugiyanto.
Keluarga orang hilang 1998 minta Komnas HAM periksa Kivlan Zen
Semenatar itu, IKOHI, kata Mugiyanto, mendesak agar Komnas HAM untuk segera memanggil Mayjen Kivlan Zen untuk dimintai keterangan.

“Sebagai penegasan, informasi mengenai keberadaan para korban ini merupakan hal utama yang menjadi tuntutan keluarga korban selama 16 tahun berjuang,” kata Mugiyanto yang juga menjadi salah satu korban penculikan.

Mugiyanto menilai pengabaian atas informasi penting ini adalah pengingkaran hak atas kebenaran bagi korban dan keluarga korban. “Desakan ini kami tujukan kepada Ketua Komnas HAM, Hafid Abbas, jajaran pimpinan dan segenap Komisioner Komnas HAM Republik Indonesia,” tutupnya.

Komnas HAM tak mau tindaklanjuti ucapan Kivlan Zen soal penculikan
Namun demikian, gayung tidak disambut Komnas HAM. Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai, mengatakan pihaknya tidak akan menindaklanjuti pernyataan Kivlan Zen tersebut. Menurutnya, penyataan Kivlan sudah tertulis dalam berkas penyelidikan Komnas HAM yang sudah rampung dan dikirim ke Kejaksaan Agung.
“Itu kan pernyataan pribadi dan data Kivlan sudah ada di penyidikan Komnas HAM. Kivlan kalau sudah tahu sampaikan saja ke publik, buka di publik dan ke media,” ujar Pigai saat dihubungi Jumat (2/5/2014).
 Mengenai adanya anggapan Kejaksaan Agung enggan melanjutkan penyidikan karena ada sengketa dalam berkas, Pigai membantahnya. Menurut Pigai, berkas Komnas HAM sudah lengkap dan data-data yang dimiliki sudah terpenuhi.
“Tidak ada yang namanya (berkas) bolong, Kejaksaan saja yang tidak mau,” katanya. Untuk itu, Pigai berharap presiden mendatang mampu menuntaskan masalah pelanggaran HAM berat di masa lalu. “Setiap capres harusnya datang ke Komnas HAM lalu sampai kan visi misi jaminan Komnas HAM mengatasi pelanggaran-pelanggaran,” tuturnya.
Fadli Zon Dikecam Sebut Penculikan Aktivis Zaman Prabowo Pepesan Kosong
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, mendapat kecaman luas dari para pengguna twitter oleh karena kicauannya yang dinilai mengecilkan kasus penculikan aktivis mahasiswa tahun 1998.
Sebenarnya ada sebanyak 23 aktivis diculik  kala itu, sebagian diantaranya masih hilang hingga saat ini. Kasus ini telah  menyebabkan Prabowo, Danjen Kopassus saat itu dan kini ketua umum Partai Gerindra, diberhentikan dari TNI karena dinilai ikut bertanggung jawab. Sejumlah perwira tinggi TNI juga masuk penjara oleh kasus ini.
Dalam kicauannya, Fadli Zon dinilai meremehkan pengorbanan para aktivis yang hingga saat ini menyisakan kesedihan mendalam pada keluarga.
Fadli Zon dianggap tidak mempunyai empati terhadap sanak saudara korban, ketika ia mengatakan bahwa kasus penculikan itu sebagai pepesan kosong dan isu yang didaur ulang tiap kali Pemilu.
Fadli Zon yang naik daun belakangan ini oleh puisi-puisinya yang dikesankan menyindir Jokowi, mendapat kecaman ketika Fadjroel Rachman menantangnya untuk mencipta puisi perihal penculikan aktivis mahasiswa tahun 1998 itu. Fadjroel yang adalah DirekturSoegeng Sarjadi School of Government (SSSG), lewat akun twitter @Fadjroel, menulis

 “Saya ingin membantu @fadlizon membuat PUISI PENCULIKAN, pasti akan menjadi masterpiece di jagat sastra dan politik,” Kamis (17/4/3014).

Kicauan Fadjroel dijawab oleh Fadli Zon lewat akun @Fadlizon. Menurut dia, isu penculikan itu merupakan “isu lama (yang sudah) didaur ulang 3 kali pemilu.” Dan menurut dia, isu itu “juga pepesan kosong.”
Lebih lanjut Fadli Zon melakukan pembelaan dengan mengatakan bahwa orang-orang yang dulu ditangkap (diculik) sekarang sudah menjadi anggota Partai Gerindra. “Contoh, Desmon, Pius, Haryanto Taslam, Aan Rusdianto dll,” tulis Fadli yang jawabannya ditembuskan juga kepada akun twitter Prabowo.
Pernyataan inilah yang kemudian menuai kecaman. Salah satunya, dari Ruddy Prasojo dengan akun ‏@ruddpras yang mengecam Fadli Zon karena menganggap tidak bisa berempati dan merasakan bagaimana kesedihan anak atau istri yang ayah/suaminya diculik seperti yang dialami oleh Wiji Tukul.
Akhmad Sahal dengan akun ‏@sahaL_AS mengeritik Fadli Zon yang menyatakan isu ini isu daur ulang.

“Isu penculikan harus didaur ulang karena si penculik nyapres!.” tulis Sahal.

Sapto Suryo Atmodjo dengan akun @erzamodjo lebih keras lagi mengecam dengan mengatakan bahwa apa yang dikicaukan Fadli Zon merupakan pengakuan adanya penculikan.

“Tinggal satu step lagi pak @fadjroeL, kejar penculiknya.. suruh gentle tunjukkan dimana mereka kuburkan korban-korban yang mati, kasihan keluarganya,” tulis Sapto Suryo Atmodjo.

Peristiwa penculikan yang kini mulai banyak lagi dibicarakan itu merupakan salah satu catatan hitam dalam perjalanan sejarah TNI. Ketika itu terjadi penghilangan orang secara paksa atau penculikan terhadap para aktivis pro-demokrasi. Peristiwa itu terjadi menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 1997 dan Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) tahun 1998.
Menurut catatan Komisi untuk Orang Hilang (Kontras), selama periode 1997/1998 tercatat ada 23 orang yang telah dihilangkan oleh alat-alat negara. Dari jumlah itu satu orang ditemukan meninggal (Leonardus Gilang), sembilan orang dilepaskan penculiknya, dan 13 lainnya hilang hingga hari ini.
Sembilan aktivis yang dilepaskan adalah Desmond Junaidi Mahesa, Haryanto Taslam, Pius Lustrilanang, Faisol Reza, Rahardjo Walujo Djati, Nezar Patria, Aan Rusdianto, Mugianto dan Andi Arief. Sedangkan 13 aktivis yang masih hilang (terlampir pada tabel diatas) .
Dalam kasus ini, terungkap pula keberadaan Tim Mawar sebuah tim kecil dari kesatuan Komando Pasukan Khusus Grup IV, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Tim ini adalah dalang dalam operasi penculikan para aktivis politik pro-demokrasi.
Kasus penculikan ini menyeret 11 anggota tim mawar ke pengadilan Mahmilti II pada bulan April 1999 dan memvonis mereka bersalah. Sebagian dipenjara dan dipecat dari kesatuan TNI. Sementara itu tanggung jawab komando diberlakukan kepada para Perwira pemegang komando pada saat itu.
Dewan Kehormatan Perwira ketika itu memberikan rekomendasi kepada Pimpinan ABRI yang isinya menjatuhkan hukuman terhadap mantan Danjen Kopassus Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto berupa pengakhiran masa dinas TNI (Pensiun). Hal yang sama diberlakukan kepada Pejabat Danjen Kopassus Mayjen TNI Muchdi PR. Serta Dan Group-4 Kolonel Inf. Chairawan.
Wikipedia mencatat, hasil temuan Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang diumumkan para petinggi TNI saat itu menunjukkan bahwa penculikan tersebut dilakukan atas perintah dan sepengetahuan para pimpinan Kopassus saat itu, bukan semata-mata atas inisiatif kesebelas anggotanya.
Mantan Komandan Puspom ABRI, Mayjen CHK Syamsu Djalaluddin, S.H., berpendapat seperti yang dinyatakan KSAD dan Ketua DKP Jenderal TNI Soebagyo, Prabowo telah mengaku melakukan tindak pidana penculikan sehingga harus diajukan ke mahkamah militer.
Sementara temuan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) menyatakan jika dalam persidangan anggota Kopassus terbukti Prabowo terlibat, bekas Komandan Kopassus dan juga bekas Panglima Kostrad itu akan diajukan ke mahkamah militer.
Tim Mawar
Tim Mawar adalah sebuah tim kecil dari kesatuan Komando Pasukan Khusus Grup IV, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Tim ini adalah dalang dalam operasi penculikan para aktivis politik pro-demokrasi.
Kasus penculikan ini menyeret 11 anggota tim mawar ke pengadilan Mahmilti II pada bulan April 1999. Saat itu Mahmilti II Jakarta yang diketuai Kolonel CHK Susanto memutus perkara nomor PUT.25-16/K-AD/MMT-II/IV/1999 yang memvonis Mayor Inf Bambang Kristiono (Komandan Tim Mawar) 22 bulan penjara dan memecatnya sebagai anggota TNI.
Pengadilan juga memvonis Kapten Inf Fausani Syahrial (FS) Multhazar (Wakil Komandan Tim Mawar), Kapten Inf Nugroho Sulistiyo Budi, Kapten Inf Yulius Selvanus dan Kapten Inf Untung Budi Harto, masing-masing 20 bulan penjara dan memecat mereka sebagai anggota TNI.
Sedangkan, 6 prajurit lainnya dihukum penjara tetapi tidak dikenai sanksi pemecatan sebagai anggota TNI. Mereka itu adalah Kapten Inf Dadang Hendra Yuda, Kapten Inf Djaka Budi Utama, Kapten Inf Fauka Noor Farid masing-masing dipenjara 1 tahun 4 bulan. Sementara Serka Sunaryo, Serka Sigit Sugianto dan Sertu Sukadi hanya dikenai hukuman penjara 1 tahun.
Menurut pengakuan, Komandan Tim Mawar, Mayor Bambang Kristiono di sidang Mahkamah Militer, seluruh kegiatan penculikan aktivis itu dilaporkan kepada komandan grupnya, yakni Kolonel Chairawan, tetapi sang komandan tidak pernah diajukan ke pengadilan sehingga tidak bisa dikonfirmasi.
Sementara itu tanggung jawab komando diberlakukan kepada para Perwira pemegang komando pada saat itu. Dewan Kehormatan Perwira telah memberikan rekomendasi kepada Pimpinan ABRI.

Keadaan tahun 2007

Keenam prajurit yang dipecat mengajukan banding, sehingga sanksi pemecatan belum bisa dikenakan atas mereka. Sementara itu mereka tetap meniti karier di TNI dan meduduki beberapa posisi penting, rincianya sbb:
  1. Bambang Kristiono: dipecat
  2. Fausani Syahrial Multhazar: pada tahun 2007 menjabat Dandim Jepara dengan pangkat Letnan Kolonel.
  3. Nugroho Sulistyo Budi:
  4. Untung Budi Harto: tahun 2007 menjabat Dandim Ambon dengan pangkat Letnan Kolonel.
  5. Dadang Hendra Yuda: pada September 2006 menjabat Dandim Pacitan dengan pangkat Letnan Kolonel.
  6. Jaka Budi Utama: pada tahun 2007 menjabat Komandan Batalyon 115/Macan Lauser
  7. Sauka Nur Chalid:
  8. Sunaryo:
  9. Sigit Sugianto:
  10. Sukardi:
Sedangkan Kolonel Infantri Chairawan dipromosikan menjadi Danrem 011 Lilawangsa. Kabar terakhir dari Mayjen Muchdi PR adalah kemunculanya dalam sidang pembunuhan aktifis HAM Munir untuk dimintai keterangan mengenai keterlibatan dirinya maupun BIN dalam pembunuhan tersebut. Muchdi PR adalah mantan Deputi V BIN pada saat Munir terbunuh.
Ketika kasus ini kembali mencuat, Panglima TNI menyatakan bahwa dari hanya satu dari enam tentara yang dipecat yang telah benar-benar dipecat yaitu Mayor (inf) Bambang Kristiono. Lima tentara yang lain dinyatakan terbebas dari hukuman pemecatan, dan hukuman penjaranyapun dikurangi.
Kesimpulan Komnas HAM
Kasus ini diselidiki oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia berdasar UU No 26/2000 Tentang Pengadilan HAM dan hasilnya telah diserahkan ke Jaksa Agung pada 2006. Tim penyelidik Komnas HAM untuk kasus penghilangan orang secara paksa ini bekerja sejak 1 Oktober 2005 hingga 30 Oktober 2006.
Adapun jumlah korban atas penghilangan orang tersebut adalah 1 orang terbunuh, 11 orang disiksa, 12 orang dianiaya, 23 orang dihilangkan secara paksa, dan 19 orang dirampas kemerdekaan fisiknya secara sewenang-wenang.
Abdul Hakim Garuda Nusantara (Ketua Komnas HAM pada 2006) meminta agar hasil penyelidikan yang didapat dapat dilanjutkan oleh Kejaksaan Agung untuk membentuk tim penyidik, karena telah didapat bukti permulaan yang cukup untuk menyimpulkan terjadinya kejahatan terhadap kemanusiaan.
Sementara itu, asisten tim ad hoc penyidik peristiwa penghilangan orang secara paksa pada 1997-1998, Lamria, menyatakan ada beberapa orang dari 13 aktivis yang masih dinyatakan hilang tersebut diketahui pernah berada di Pos Komando Taktis (Poskotis) Kopassus yang terletak di Cijantung, Jakarta.
Komnas HAM menyimpulkan ada bukti permulaan pelanggaran HAM berat dalam kasus penghilangan orang secara paksa selama 1997-1998. Kesimpulan ini didasarkan penyelidikan dan kesaksian 58 korban dan warga masyarakat, 18 anggota dan purnawirawan Polri, serta seorang purnawirawan TNI.
Pada 22 Desember 2006 Komnas HAM meminta DPR agar mendesak Presiden mengerahkan dan memobilisasi semua aparat penegak hukum untuk menuntaskan persoalan. Ketua DPR Agung Laksono pada 7 Februari 2007 juga meminta Presiden Yudhoyono memerintahkan Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh melakukan penyelidikan dan penyidikan berdasarkan temuan Komnas HAM untuk menuntaskan kasus penculikan 13 aktivis.
Kontras: Pernyataan Kivlan tentang Penculikan Aktivis Harus Didalami
Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Hariz Azhar menyatakan,

“Seorang pemimpin adalah yang mampu memproyeksikan masa depan yang ditawarkan. Juga mesti jujur dengan masa lalunya, untuk itu jejak rekam sangat penting untuk tidak dilupakan, jangan ada upaya membelokkannya.”

Hal itu dikatakan, Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Hariz Azhar, menanggapi pernyataan mantan Kepala Staf Kostrad, Mayjen Purnawirawan Kivlan Zen, dalam sebuah talk show di sebuah televisi yang menyatakan ada ‘pasukan lain’ di luar tim Mawar yang melakukan penculikan aktivis masa itu, di Jakarta, Kamis (1/5/2014).
Haris menilai, pernyataan atau semacam pengakuan dari Kivlan itu, harus didalami. Jangan sampai, katanya menjadi sebuah upaya untuk membelokan fakta. Karena Kivlan sendiri adalah mantan orang dekatnya salah seorang capres, Prabowo Subianto, saat masih aktif di tentara.

“Munculnya Kivlan dalam situasi akhir-akhir ini adalah bagian dari upaya memperkuat argumentasi untuk mendukung Prabowo menjadi Presiden,” kata Haris.

Haris menambahkan, satu hal yang harus disadari bahwa yang patut dimintai pertanggung jawaban adalah petinggi-petinggi tentara di masa lalu atas dugaan pelanggaran-pelanggaran HAM  yang berat saat itu. Jadi sebetulanya Kivlan juga harus dimintai keterangan.

“Tapi kalau lihat debat di TV One lalu, buat saya ini cuma upaya mempertahankan posisi Prabowo untuk capres,” kata Haris.

Menurut Haris terlihat tidak ada niat, rencana atau visi untuk menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM yang berat kalau pihak Prabowo jadi Presiden. Apalagi kalau tidak terpilih.

Padahal dalam memilih presiden harus dilihat masa lalu dan kemampuannya untuk masa depan. Dalam kontek ini, Haris menilai  Prabowo tidak menunjukan prestasi gemilang untuk bangsa ini dan memiliki rekam jejak yang belum tuntas, yaitu soal penculikan.

“Kemampuan buat masa depannya (Prabowo) pun tidak jelas. Namun demikian dia membangun kekuatan politiknya untuk terus ngotot menjadi Presiden. Salah satu caranya ada menyangkal, melalui orang-orangnya atas peristiwa tersebut. Ya, salah satunya adalah Kivlan Zen,” kata Haris.

Sementara itu Wakil Ketua Setara Institute, Bonar Tigor Naipospos, menambahkan HAM adalah nilai universal dalam dunia modern saat ini. Penghargaan terhadap HAM berarti adalah perlindungan terhadap hak individual warga negara.
Di negara yang transisi demokrasi belum tuntas, oligarki politik di tingkat elit dan politik uang kuat seperti Indonesia isu HAM dipinggirkan. Padahal sangat penting jejak rekam seorang pemimpin tentang seperti apa penghargaan dia kepada HAM.
Dan, harus diakui pula, bahwa Prabowo Subianto, sebagai seorang capres Pemilu 2009 dan gagal menjadi presiden, lalu di Pemilu 2014 ini, masih tetap mempunyai ganjalan dari masa lalu. Masalah ini yang belum tuntas dijelaskan Prabowo secara janyan, intelek dan sains dengan fakta-fakta yang ada.
“Kampanye pelanggaran HAM masa lalu yg dilakukan Prabowo harus diakui masih menjadi konsumsi kalangan terbatas, tapi masyarakat luas tidak terlalu mempersoalkan,” kata Bonar.
Lalu pertanyaannya adalah: Apakah kedepannya setelah hasil Pemilu 2014, baik itu presidennya Prabowo atau bukan, Kivlan Zen sudi untuk membuka dan menguak misteri dan kontroversi kebenaran sejarah bangsa ini?
Jika jawabannya iya, kita harus berterimakasih, namun jika jawabannya tidak, berarti semua kerabatnya yang selama belasan tahun tetap bungkam dan mendustakan omongannya, adalah salah satu sifat zionis illuminati.
Kerena kata ‘zionis’ begitu juga kata ‘illuminati’ kini mempunyai arti yang tambah meluas yang keduanya “di daulat” oleh masyarakat dunia menjadi “kata sifat”, bukan lagi sebatas ideologi suatu wilayah atau golongan, melihat cara kerjanya yang SAMA untuk mengubur kebenaran dan menulis ulang sejarah palsu bahkan memutar-balikkan sejarah. Nah, mari kita tunggu saja jawaban kedepannya.
(sumber: tribunnews / kompas / jaringnews / merdeka 1 2 3 / wikipedia / edited:ICC)
Back To Top